Beberapa Hari ini kurasakan kegundahan hati calon suami ku, bukan karena dia takut atau tidak berani melangkahkan kaki kejenjang berikutnya, tetapi karena beliau sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Yaa tidak dipungkiri karena urusan materi lah yang menjadi pemikiranya, belum lagi orang tua calon ku itu baru saja keluar dari rumah sakit, sangat sedih melihat dy begitu terlihat sedih dan banyak pikiran, bukan tak mau membantu tapi aku sudah sangat berusaha untuk memberikan beliau semangat yang jauh lebih kuat, kadang hati ku juga sangat sakit ketika melihat dia terdiam tetapi fikiranya terus berputar.
Aku tak bisa berbuat apapun, hanya berdoa pada Allah, semoga Allah memberikan jalan yang terbaik untuk kami, dan agar kami terus di beri kelancaran dalam mengambil keputusan ini. Yaa Allah mudahkanlah setiap urusan kami dan bantulah kami m
agar menuju Jannah mu.
Dan teruntuk calon suami ku, besabarlah karena pertolongan Allah sesungguhnya sangatlah dekat, kita hanya butuh sujud lebih lama lagi, Beramal lebih Ikhlas lagi, bekerja lebih giat lagi dan menundukan kepala untuk Ikhtiar lebih sabar lagi, aku pun masih sama belajar dan terus belajar agar aku tidak hanya menjadi istri untuk mu, tetapi sebagian Syurga untuk mu dan melahirkan anak-anak sholeh dan sholeha untuk membantumu melengkapi tiket menuju Jannah Nya,
Mungkin aku belumlah sempurna tapi ketahuilah sayang ku, bahwa aku merasa sangat sempurna ketika kamu menanyakan ku, bagaimana aku akan mengajari anak-anak ku kelak, bagaimana membina rumah tangga yang baik kelak, dengan begitu aku akan berusaha menyempurnakan keimanan ku dan pembelajaran ku.
Wahai engkau calon suami ku, bersemangatlah karna semangatmu yang membuat ku semakin yakin, Aku selalu berdoa agar ALLAh SWT, selalu memberikanmu, keselamataan, kesehatan dan rizki yang berlimpah, Karna Aku yakin ALLAH mempertemukan mu dengan ku bukan tidak di rencanakan tapi sudah di tuliskan secara garis besar, dan aku yakin di setiap langkah dan airmata kita akan ada lebih banyak tawa dan kecukupan.
Amiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar